12.Seni budaya

Bab 1 :Seni Lukis
A. PENGERTIAN SENI LUKIS DAN GAYA LUKISAN1)  Pengertian Seni Lukis

  1. Menurut Soedarso, melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dan objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh.
  2. Secara umum seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar, biasanya memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri.

2) Aliran Gaya Lukisan    Aliran atau gaya adalah ciri khas, tema, dan teknik yang ada dalam karya lukisan. Ada 3 aliran dalam seni lukis, yaitu :a. Representatif    Perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan           gaya alam. Aliran ini dibagi menjadi 3, yaitu :

  • Naturalisme : yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya alami atau sesuai dengan keadaan alam. Pelukis yang beraliran naturalisme adalah Basuki Abdullah, Abdullah Suryabroto, Mas Pringadi, Wakidi, Claude, Rubens, Constabel, dan Indra Rukmana.
  • Realisme : aliran yang memandang dunia ini tanpa menambah atau mengurangi objek, penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Trubus, Wardoyo, Tarmizi, S. Sudjojono, Dullah, dan Hery Soedjarwanto.
  • Romantisme : aliran seni lukis yang lebih bersifat imajiner yang melukiskan cerita romantis, peristiwa yang dahsyat atau kejadian yang dramatis. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Raden Saleh, Fransisco Goya, dan Turner.

b. Deformatif    Adanya perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru, namun tidak                     meninggalkan bentuk dasar aslinya. Yang termasuk aliran Deformatif adalah :

  • Ekspresionisme : yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat melihat objek karyanya. Pelukis yang termasuk aliran ekspresionisme adalah Vincent Van Gogh, dan Affandi.
  • Impresionisme : aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Pelukis yang termasuk aliran ini adalah Claude Monet, Georges Seurat, Paul Cezanne, Paul Gauguin, S. Sudjojono.
  • Surialisme : aliran yang menyerupai bentuk-bentuk yang sering di dalam mimpi. Pelukis yang termasuk dalam aliran ini adalah Salvador Dali.
  • Kubisme : yaitu aliran yang penggambarannya berupa bidang segi empat atau bentuk dasarnya kubus. Pelukis yang termasuk dalam aliran ini adalah Pablo Picasso, But Mochtar, Srihadi, Fajar Sidik, dan Mochtar Apin.

c. Nonpresentatif    Adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal karena sudah meninggalkan bentuk aslinya, lebih           menekankan unsur formal, struktur, unsur rupa dan prinsip-prinsip estetik. Pelukis yang termasuk       aliran ini adalah Amry Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar, dan Sadali.
B. TEMA SENI RUPA     Tema di dalam pembuatan karya seni rupa murni adalah :a. Hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri untuk mengungkapkan cita rasa keindahan,               manusia mewujudkannya lewat media ekspresi, misalnya menggunakan potret dirinya sendiri             sebagai objek lukisannya.

b. Hubungan antara manusia dengan manusia lain    Pelukis mengekspresikan citarasa keindahan menggunakan objek orang lain.

c. Hubungan antara manusia dengan alam sekitarnya    Pelukis mengungkapkan citarasa dengan alam sekitar sebagai objek.

d. Hubungan antara manusia dengan benda    Pelukis menjadikan benda-benda sebagai objek lukisannya.

e. Hubungan antara manusia dengan aktivitasnya    Akitivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari dijadikan objek oleh pelukis dalam karya seninya.     Misalnya :

  • Kegiatan menari
  • Kesibukan jual beli di pasar
  • Kesibukan panen padi di sawah

f.  Hubungan antara manusia dengan alam khayal    Pelukis mewujudkan ide, imajinasi atau khayalan ke dalam karya seni rupa. 

C. ALAT DAN BAHAN BERKARYA SENI LUKIS     Alat, media, dan bahan yang digunakan berkarya seni lukis sangat beragam tergantung dari teknik      yang digunakan.

1. Pensil    Jenis pensil dibedakan berdasarkan kekerasan atau kehitaman karbonnya dengan menggunakan huruf B dan H. Kode B menandakan jenis pensil lunak dan hitam, yang terdiri dari kode B, 2B,3B, dan 6B. Kode H menandakan jenis pensil keras yang terdiri dari kode H, 2H, 3H, sampai 6H.

2. Pensil arang    Terbuat dari arang halus, sifatnya hitam pekat, dan agak sulit dihapus.

3. Pastel dan krayon    Pastel terbuat dari bahan kapur dan bahan pengikat cair dan transparan, untuk mengikat pigmen dengan kapur pastel memiliki warna-warna yang lembut. Krayon terbuat dari bahan kaolin dengan tepung warna sehingga warnannya mengkilat dan keras. Krayon mengandung lilin, warna yang dihasilkan mengkilap dan sedikit berminyak.

4. Pena/pulpen    Adalah alat gambar yang digunakan untuk media tinta.

5. Tinta bak    Disebut tinta cina, warnanya hitam pekat dan tidak luntur bila kena air. Ada yang berbentuk cairan dan bentuk balok-balok kecil.

6. Cat (Pewarna)    Bahan pewarna ini dibedakan berdasarkan basis pengencernya yaitu :a. Cat air (berbasis air)    Jenisnya ada 2 yaitu water colour yang bersifat transparan dan poster colour yang bersifat plakat.b. Cat Minyak (berbasis minyak)    Jenis ini biasa digunakan untuk melukis diatas kanvas. Sifatnya tidak mudah kering dan warnanya       tahan lama.

7. Kuas    Kuas merupakan alat yang digunakan untuk menguas/mengecat ke media lukis. Jenis kuas yang   pipih dan berujung lurus datar dipakai untuk bahan cat minyak. Kuas dengan bulu berbentuk bulat dan berujung runcing dipakai untuk bahan cat air.

8. Pisau palet    Pisau palet terbuat dari aluminium tipis, fungsinya adalah untuk mencampur cat. Selain itu, pisau palet juga berfungsi sebagai kuas untuk membuat efek-efek goresan pada media lukis.

9. Palet     Palet adalah media yang digunakan untuk tempat mencampur cat. Media seperti cat air, palet yang dipakai adalah yang ada lengkungan tempat air. Bentuk palet cat minyak datar, ditambahkan lubang untuk pegangan.

D. JENIS LUKISAN BERDASARKAN TEKNIK DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
1. Mozaik    Teknik Mozaik adalah teknik menempelkan pecahan atau lempengan kaca yang berwarna-warni pada dinding atau lain sehingga membentuk objek tertentu. Bahan yang digunakan adalah pecahan keramik, porselen, potongan kertas atau batu warna-warni. 2. Lukisan Kaca    Teknik lukisan kaca menggunakan kaca, timah, kuningan, dan tembaga sebagai penyambungnya sehingga membentuk lukisan. 3. Lukisan Cat Minyak    Lukisan cat minyak medianya adalah kanvas. Kanvas adalah kain yang telah diberi cat dasar yang dicampur larutan lem sehingga tidak tembus ke belakang ketika digunakan melukis. 4. Lukisan Cat Air (Aquarel)    Teknik Aquarel adalah melukis dengan sapuan warna tipis sehingga hasilnya transparan, media untuk bahan cat air adalah kertas.5. Lukisan Acrylic    Lukisan jenis acrylic adalah lukisan dengan bahan yang disebut acrylic, yang menghasilkan warna-warna yang cerah dan menyala. 6. Lukisan Batik    Lukisan batik tekniknya hampir sama dengan tata cara membatik, yaitu dengan menutupi         permukaan kain dengan lilin atau malam batik.
E. TEKNIK BERKARYA SENI MELUKIS

  1. Memunculkan gagasan.
  2. Membuat sketsa.
  3. Menentuan media karya (bahan dan alat)
  4. Menentukan teknik.
  5. Mewarnai dan menyempurnakan lukisan